5 Kiat Dalam Proses Membeli Hunian Bekas

Membeli rumah bekas untuk beberapa orang menjadi hal anti untuk dilakukan. Pasalnya rumah bekas identik sebagai rumah yang tampilannya sudah buruk, tidak terawat dan lain sebagainya. Namun kenyataannya ketika Anda ingin mengirit biaya, maka pembelian rumah bekas merupakan jalan terbaik. Pasalnya rumah bekas dijamin akan lebih murah dibandingkan rumah baru yang luas tanahnya sama, luas bangunannya sama dan sebagainya. Agar tidak zonk dalam membeli rumah bekas, lakukan pemilihan dengan sangat teliti. Oleh karena itu tips pembelian rumah bekas perlu diketahui oleh Anda.

Tips Terpenting Saat Akan Membeli Hunian Bekas

Sebenarnya tidak masalah ketika Anda memutuskan beli hunian bekas. Jika pintar dalam memilih, hunian bekas yang dipilih pun tidak akan memiliki banyak masalah. Justru sekarang perumahan cluster terbaru yang menawarkan harga murah, banyak memiliki kekurangan dan sering dikeluhkan para pembelinya. Entah itu karena cat yang mudah mengelotok, atapnya bocor dan sebagainya. Oleh karena itu beli saja hunian bekas, meskipun bekas namun harganya murah dan lebih berkualitas. Inilah beberapa tips pemilihannya:

  • Melihat lokasi rumahnya

Demi kenyamanan keluarga, Anda harus memilih sebuah hunian yang berlokasi di lingkungan terbaik. Misalnya, di tempat yang dekat dengan pesantren, dekat dengan masjid kemudian juga di dalam perumahan yang terjaga oleh satpam. Selain itu pastikan daerahnya jauh dari bahaya seperti longsor dan banjir. Dengan begitu, selama Anda tinggal di rumah tersebut akan merasa begitu aman.

  • Mengetahui usia bangunan rumah

Usia bangunan rumah jadi poin penting ketika Anda akan membeli rumah bekas. Usahakan jangan membeli rumah yang usianya lebih dari 20 tahun karena tingkat kerusakannya akan sangat besar. terlebih untuk kondisi fisiknya, pasti banyak yang bermasalah. Mulai dari tembok-tembok yang reta, atap bocor, keramik pecah dan sebagainya.

  • Mengetahui bagaimana legalitasnya

Selanjutnya, mengecek legalitas bangunan sebelum membeli sangat penting. Jangan sampai Anda tertipu dengan membeli bangunan yang ternyata hasil segelan. Untuk itu Anda wajib meminta kepada penjual untuk memperlihatkan SHM-nya, kemudian surat IMB, dan bukti dari pembayaran PBB. Kemudian Anda juga harus membaca keseluruhan bukti tersebut agar tidak ditipu, pastikan nama yang di dalam suratnya merupakan nama penjual, bukan nama dari orang lain. Apabila penjual tidak mampu memberikan bukti-bukti tersebut, carilah rumah bekas lainnya.

  • Mengetahui harga jual

Harga akan menjadi peran penting bagi Anda, apakah yakin untuk membeli atau yakin untuk melepas. Sesuaikanlah harga dengan kondisi bangunan, luas bangunan, luas tanah, lokasi, lingkungan sekitar dan lain sebagainya. Anda juga dapat membandingkan harga dari beberapa rumah dari lokasi berbeda, kemudian carilah harga terendah dengan kualitas hunian yang terbaik.

  • Melihat kualitas dari bangunan

Bukannya Anda ingin tinggal di sebuah tempat yang aman? jika begitu, pilihlah rumah yang bangunannya masih tampak gagah dan kuat. Ini dilakukan agar semua penghuni rumah selamat. Ada beberapa pengecekan yang perlu dilakukan, mulai dari mengecek dinding, lantai, atap, jaringan listriknya dan juga sumber air bersihnya.

Keuntungan Memilih Rumah Bekas Dibanding Rumah Baru

Jika dipikir kembali, sebenarnya dengan memilih rumah bekas maka sejumlah keuntungan akan dirasakan. Pertama, Anda tidak repot membangun rumahnya dari awal. Sehingga jika Anda sibuk, Anda tidak perlu mengawasi proses pembangunan. Belum lagi ketika harus memikirkan bagaimana desain ruangannya, membeli bahan-bahan bangunan, dan mencari tukang bangunan.  Hanya tinggal menengok lokasi rumah bekas, Anda sudah dapat menentukan, apakah rumah tersebut layak dibeli atau tidak. Keuntungan kedua, Anda hanya butuh sedikit renovasi. Rata-rata rumah bekas pasti tidak sesuai keinginan Anda, jadi setelah terbeli, tahapan renovasi akan dilakukan.

Merenovasi rumah bekas tidak akan mengeluarkan uang banyak, paling Anda hanya akan mengecat ulang agar warna diinding rumah sesuai keinginan, kemudian menambahkan perlengkapan rumah. Kemudian apabila kondisi rumah bekas yang Anda beli tersebut ternyata sudah benar-benar sempurna dan sesuai juga dengan keinginan Anda, maka tidak perlu dilakukan renovasi apa pun. Setelah semua barang-barang dipindah ke rumah bekas, Anda dapat langsung menempatinya dengan perasaan sangat nyaman.